Skip to main content

Posts

"13 Reasons Why" Lebih Dari Sekedar Kisah Gadis Bunuh Diri

Beberapa tahun yang lalu, seorang teman merekomendasikan novel yang akhirnya diangkat menjadi serial Netflix, "13 Reasons Why." Saya tidak pernah membaca bukunya, karena akhirnya teman saya menceritakan dengan baik isi novel tersebut. Jujur saya tertarik, tapi tidak ada waktu untuk membaca. Dan betapa senangnya saya ketika tahu adaptasinya sudah bisa ditonton di Netflix. Serial ini kemudian menjadi hits, banyak fans novel yang puas dengan casting serial ini dan saya tidak heran mengingat produser serial ini, Selena Gomez, sendiri adalah fans dari novelnya.
Banyak hal, opini terutama, yang menyebar luas di internet tentang serial ini. Salah satunya tentu datang dari Tumblr, para Social Justice Warrior tolol yang tidak mengerti pesan sebenarnya. Mereka merasa bahwa karakter Hannah dalam cerita ini bunuh diri hanya untuk mendapatkan perhatian.
Oke, sebelum lanjut, sepertinya saya harus menceritakan dulu apa cerita dari serial ini.

13 Reasons Why dimulai ketika Clay Jensen mend…
Recent posts

"What Does The Fox Says?" Menawarkan Kisah Cinta yang Kompleks

Di tengah turunnya minat baca saya pada komik-komik Jepang, muncul webtoon asal Korea dan China yang menawarkan banyak kisah-kisah menarik. Salah satunya adalah "What Does The Fox Says" (WDTFS) karya Team Gaji. Bagi peminat cerita shoujo ai mungkin kalian juga akan menikmati webtoon yang satu ini.
WDTFS bercerita tentang tiga karakter utama; Sumin, Seju, dan Sungji yang terlibat dalam cinta segitiga. Sumin dan Seju dulunya adalah sepasang kekasih, namun hubungan mereka berakhir bersamaan dengan tragedi meninggalnya orang tua Sumin. Luka ditinggal oleh kekasih dan orang tuanya membuat Sumin menjadi dingin. Sungji kemudian datang dalam kehidupan Sumin dan mulai merubahnya menjadi orang yang hangat. Tapi perjalanan cinta Sumin dan Sungji tidak semudah itu, Seju masih mencintai Sumin dan berharap mereka masih bisa kembali seperti dulu.

Cerita ini mungkin lebih cocok untuk kamu yang berusa 20 tahunan. Tidak hanya alur cerita yang menarik, tapi pergolakan emosinya juga ada. Kompleks…

Tips Hemat Membeli Game Original

Bermain game original mungkin menjadi hal yang cukup jarang di Indonesia mengingat harga Bluray PS4 saja bisa mencapai harga 600 ribu rupiah. Harganya akan turun kalau sudah lewat setahun atau dua tahun setelah perilisan. Kadang juga game yang sudah mahal-mahal di beli itu ternyata tidak sebagus ekspektasi kita ketika melihat promo-nya. Begitu ingin dijual lagi, harganya tidak bisa sama seperti Bluray yg masih baru. Tidak heran kalau kebanyakan gamer yang masih pelajar, memilih untuk membeli game bajakan.

Adakah cara-cara hemat untuk bermain game original untuk tetap mendukung industri yang kita cintai ini? Berikut ini akan saya bagikan tips-tips hemat agar kamu tetap bisa memainkan game original kesukaan kamu.
JANGAN BURU-BURU MEMBELI GAME YANG BARU RILISYap! Jangan terbawa oleh hype-train. Game PS4 misalnya, baru dirilis sudah dibandrol harga 600-700 ribu rupiah untuk versi reguler dan special edition-nya bisa sampai 2 juta rupiah. Game jaman sekarang juga masih punya banyak bug di a…

Mengapa Saya Belum Juga Membeli Nintendo Switch?

Nintendo Switch adalah salah satu console game yang paling saya tunggu-tunggu tahun lalu, tapi kenapa saya belum membelinya sampai sekarang? Alasan saya mungkin juga bisa jadi bahan pertimbangan kalian yang sedang memikirkan untuk membelinya atau tidak.
Sebenarnya, console Nintendo paling pertama saya adalah Nintendo 3DS XL yang saya beli tahun 2014 lalu. Semata-mata saya beli karena ingin memainkan game Bravery Default. Dan setelah game tersebut selesai, hampir tidak ada game lain yang membuat saya tertarik. Paling-paling hanya Fire Emblem Awakening, karena battle system-nya yang seru. Lain dari itu semua, tidak ada yang benar-benar membuat saya tertarik.
Sejujurnya kalau masalah console saya lebih suka dengan Playstation, dari kecil itulah satu-satunya console yang saya tahu. Dan cinta saya sampai saat ini masih dimiliki oleh Playstation 4. Tidak ada console handheld saya yang awet, setelah setahun-dua tahun, akhirnya saya jual karena jarang dimainkan. Saya lebih suka main console di …

Hal-hal yang Terlupa

Halo semuanya, postingan pertama di blog baru. Saya memutuskan untuk memulai lagi dari awal supaya lebih rapih dan terarah. Apalagi setelah pengalaman-pengalaman di blog yang lalu, saya sudah belajar banyak dan akan menerapkannya di blog yang baru. Beberapa postingan akan saya pindah ke sini, terutama yang berguna. Siapa tahu ada yang perlu di kemudian hari? Semoga kedepannya blog saya bisa menyediakan info yang tidak random dan lebih berkonsep seperti yang dicita-citakan.
Sejauh ini saya masih menulis sendiri semua postingan di blog ini. Tapi walau demikian saya tidak menutup kemungkinan untuk teman saya, Arthur, bergabung dan ikut menggila bersama di sini. Kalau kalian ingat dengan proyek musim panas yang sempat saya sebut-sebut awal tahun ini di blog yang lama, kalian pasti tahu juga betapa saya dan Arthur ingin segera merilis proyek kami untuk kalian saksikan. Sayangnya, masih ada kewajiban dan tantangan yang harus dilewati dulu. Jadi proyek ini sudah bukan lagi proyek musim pana…

Gathering Pertama "Female Gamer ID"

Pada hari sabtu, tanggal 30 Agustus 2014, komunitas Female Gamer ID atau yang biasa disingkat menjadi FGI, mengadakan gathering pertamanya, sebagai perayaan 100+ member. Grup ini dibuat oleh saya dan teman saya Arthur, karena kami ingin mempunyai wadah untuk para gamer perempuan yang kebanyakan selera gamenya juga berbeda dengan gamer-gamer pria. Rupanya, komunitas ini disambut baik oleh gamer perempuan maupun pria.



FGI ini dibentuk pada bulan Mei 2014, dan dalam waktu kurang dari setahun tersebut anggota nya sudah hampir mencapai 150 orang yang berasal dari seluruh penjuru Indonesia, serta ada juga orang Indonesia yang sedang tinggal atau belajar di luar negeri. Untuk dapat masuk grup facebook juga tidak mudah, admin memang harus teliti mengecek setiap request yang masuk, dan memastikan tidak ada "perempuan jadi-jadian" yang lolos.


Selama gathering tadi, saya juga mengajak teman-teman yang saya kenal dari komunitas lain untuk ikut meramaikan. Selain curhat soal game Ninten…