Skip to main content

"What Does The Fox Says?" Menawarkan Kisah Cinta yang Kompleks

(image source: lezhin.com)
Di tengah turunnya minat baca saya pada komik-komik Jepang, muncul webtoon asal Korea dan China yang menawarkan banyak kisah-kisah menarik. Salah satunya adalah "What Does The Fox Says" (WDTFS) karya Team Gaji. Bagi peminat cerita shoujo ai mungkin kalian juga akan menikmati webtoon yang satu ini.

WDTFS bercerita tentang tiga karakter utama; Sumin, Seju, dan Sungji yang terlibat dalam cinta segitiga. Sumin dan Seju dulunya adalah sepasang kekasih, namun hubungan mereka berakhir bersamaan dengan tragedi meninggalnya orang tua Sumin. Luka ditinggal oleh kekasih dan orang tuanya membuat Sumin menjadi dingin. Sungji kemudian datang dalam kehidupan Sumin dan mulai merubahnya menjadi orang yang hangat. Tapi perjalanan cinta Sumin dan Sungji tidak semudah itu, Seju masih mencintai Sumin dan berharap mereka masih bisa kembali seperti dulu.

(image source: lezhin.com)

Cerita ini mungkin lebih cocok untuk kamu yang berusa 20 tahunan. Tidak hanya alur cerita yang menarik, tapi pergolakan emosinya juga ada. Kompleksitas cerita ini memang terasa nyata, apalagi kalau kamu pernah menjalani hubungan yang cukup serius dengan seseorang pasti mudah untuk mengerti situasi yang mereka coba untuk gambarkan dalam cerita ini. Hal itu juga membuat saya sangat suka dengan WDTFS, tidak melulu soal sex atau cinta-cintaan picisan yg tidak jelas, tapi konfliknya terasa nyata dan bisa membuat orang ikut bersimpati dengan ketiga karakter tersebut.

WDTFS yg dibuat oleh Team Gaji masih dalam status “on going” dan kamu sudah bisa membacanya di Lezhin.com atau aplikasi manga favorit kamu.



KYRIEX.

Comments

Popular posts from this blog

GOT Fan Theory: Jon Snow BUKAN Azor Ahai? ini Alasannya

Akhirnya season 7 dari Game of Thrones telah selesai dan kita harus menunggu lagi untuk season selanjutnya. Tapi saya di sini bukan untuk mereview season 7 GOT, melainkan membagikan teori saya untuk series yang menarik ini. Maklum guys...fans baru. Masih sangat hype. Anget. lol.
Anyway, saya mungkin akan mereferensi episode dari season sebelumnya, jadi yg belum menonton dan tidak ingin terkena spoiler, sebaiknya menyingkir dulu. Nanti kembali lagi setelah kalian sudah menonton dan ingin mendengar teori saya selagi menunggu season GOT selanjutnya.

Okeh. Kita mulai ya. Jadi seperti yg para penonton sudah tahu, GOT adalah cerita fantasi yang melibatkan, naga, zombie, dan elemen-elemen fantasi lainnya, salah satunya adalah ramalan. Ada ramalan yang paling di kenal di serial ini, yaitu "the prince (or princess) that was promised" atau disebut juga sebagai Azor Ahai. Tarik balik ke masa lalu, dalam sejarah GOT sebelum cerita series ini di mulai, musim dingin datang disertai malam …

Review Film Wonder Woman: Bagus atau Mengecewakan?

Wonder Woman guys, akhirnya tayang... Pasti banyak dari kalian yang sudah menonton. Mungkin ada juga yang masih trauma dengan film DCEU (DC Extended Universe) sebelumnya, Batman v Superman dan Suicide Squad. Memang, Suicide Squad yang kemarin benar-benar mengecewakan, tapi BvS saya rasa memang agak mixed review. Dan sekarang Wonder Woman apakah bisa menjadi penyelamat film DCU sebelum kita masuk ke Justice League?

Kisah film ini mengambil setting yang jauh ke belakang, ini adalah film perkenalan kita para penonton dengan karakter Wonder Woman atau Diana Prince (Gal Gadot). Di sebuah pulau terpencil, tertutup dari dunia luar, Diana dibesarkan oleh ibu-nya. Mereka adalah para pejuang Amazon, bertugas untuk menghancurkan Dewa Perang, Ares. Tapi manusia sudah semakin jahat dan terpengaruh oleh nafsu serta keburukan, sehingga ibu Diana tidak memperbolehkan anaknya untuk keluar dari pulau itu, apa lagi belajar bertarung. Pada akhirnya Diana dilatih diam-diam oleh Antiope, hingga ia menjadi …

Review Film Anti Matter (2017)

Sci-fi dan suspense? Ide yang menarik. Walau kedua genre ini sering diangkat dalam film, namun tidak banyak yang sukses mengeksekusinya. Sebuah film semi-indie, Anti Matter, bisa dibilang cukup sukses mengeksekusi gabungan kedua genre tersebut. Sebenarnya saya tidak yakin bila film ini sepenuhnya film Indie, karena kualitasnya cukup pro, tapi tidak terlalu pro untuk dibilang film produksi studio ternama.
Ana dan kekasihnya, Nate, adalah mahasiswa Phd di Oxford yang sedang melakukan eksperimen untuk menciptakan wormhole, mereka sangat dekat dengan kesuksesan mereka, namun terhambat oleh dana. Liv, seorang ahli komputer sekaligus ilmuwan, diundang untuk masuk dalam percobaan mereka. Liv membantu Ana dan Nate mengumpulkan dana untuk percobaan tersebut dengan menciptakan worm komputer untuk mengumpulkan sepeser uang dari setiap komputer yang terinfeksi demi mendanai eksperimen tersebut. Eksperimen tersebut semakin berkembang dan mereka mulai melihat banyak kemajuan.
Percobaan yang awalny…