Skip to main content

Pentingnya Punya Hobi


Mungkin kalian bingung kenapa saya membuat blog tentang pentingnya hobby. Walau terdengar seperti bercandaan, tapi memang setiap orang butuh hobi. Kejadian pembacokan di daerah depok kemarin, sedikit lebih adalah hasil kurangnya pemahaman tentang pentingnya hobi. Kenapa sih kok bisa begitu? Nah, di sini saya akan memberikan 5 alasan kenapa hobi itu sangatlah penting.

Pertama, hobi membuat kita bertemu dengan teman baru. Semakin tumbuh besar, entah disadari atau tidak, kita menjadi sangat sulit untuk menemukan teman. Lucu sih, tapi nyata. Selain punya kesukaan, kita juga akan bertemu dengan teman-teman baru melalui minat yang sama. Betapa serunya ngobrol bersama orang-orang yang punya kesamaan dengan kita. Misalnya sama-sama suka main game atau membaca buku.

Saya sendiri merasakan manfaat memiliki hobi. Karena saya orang yang introvert, berkat memiliki minat pada game dan menonton film, saya bisa memulai pembicaraan dengan orang yang baru dikenal dengan mengajukan pertanyaan, “eh sudah pernah nonton film ini?” Kadang mereka menjawab tidak, kemudian menanyakan film lain yg mungkin sudah pernah saya tonton, dan pembicaraan pun berlanjut. Itu adalah contoh mudahnya memulai pembicaraan bila kamu punya hobi nonton film.

Kedua, hobi menjaukan kamu dari kebosanan. Walau bosan itu perlu (tapi akan kita bahas lain waktu), tapi ada kalanya otak manusia butuh stimulasi agar tetap sibuk. Bila tidak ditangani dengan benar, bisa-bisa otak kita membuat kita melakukan hal-hal bodoh, contoh paling ekstrim misalnya; ikut geng motor. Tapi tidak selalu kebosanan membuat kita melakukan hal yg negatif dan ekstrim, cuma ya begitulah...kadang manusia suka aneh.

Kalau kita punya hobi, ketika sedang bosan kita bisa memanfaatkan waktu luang untuk belajar lebih dalam tentang hobi kita, atau melakukan hal yg kita sukai itu. Misalnya membaca buku, bermain game atau membaca berita tentang game, bisa juga membaca tips-tips fotografi dan mencobanya. Setidaknya selain menambah skill dan pengetahuan kita punya waktu yang tidak terbuang sia-sia.

Ketiga, hobi membuat orang menarik dan menambah percaya diri. Bila seseorang punya hobi traveling, misalnya, bayangkan betapa menarik ceritanya tentang perjalanannya di negeri lain. Kalau kita memiliki skill tertentu, misalnya fotografi, pastinya kita juga menjadi PeDe untuk bicara dengan orang. Bukan sombong ya, itu beda cerita. Percaya diri dalam artian, kita tidak merasa kurang dari orang lain, kita tahu kita punya bakat dalam satu hal, dan orang lain mungkin punya bakat dalam hal yg lain.

Keempat, hobi membebaskan kita dari stress. Di hari yang berat kadang saya lebih baik mengisi waktu dengan bermain game. Ada kalanya hari-hari terasa begitu berat dan tidak banyak yang bisa saya lakukan. Daripada banyak berpikir dan stress sendiri saya lebih baik diam dan membaca buku atau melakukan kegiatan lain yang saya sukai. Hobi membuat kita lebih rileks. Melakukan hal yang kita sukai setelah stress di kantor seharian, tentunya lebih melegakan.


Kelima, hobi membuat perspektif kita tentang dunia lebih luas. “Semakin kita tahu, semakin kita bertumbuh,” yak kira-kira begitu kata pepatah. Semakin kita belajar hal baru, semakin luas pandangan kita tentang dunia. Termasuk juga dengan tantangan baru yang bisa membantu membangun karakter kita.

Yak kira-kira lima alasan di atas telah saya alami sendiri. Semoga bermanfaat untuk orang-orang yang tidak punya hobi. Mulailah sesuatu, tertutama memulai hal yang positif, supaya jangan merugikan orang lain, seperti kasus pembacokan kemarin.


KYRIEX.
(Image source: Unsplash.com)

Comments

Popular posts from this blog

GOT Fan Theory: Jon Snow BUKAN Azor Ahai? ini Alasannya

Akhirnya season 7 dari Game of Thrones telah selesai dan kita harus menunggu lagi untuk season selanjutnya. Tapi saya di sini bukan untuk mereview season 7 GOT, melainkan membagikan teori saya untuk series yang menarik ini. Maklum guys...fans baru. Masih sangat hype. Anget. lol.
Anyway, saya mungkin akan mereferensi episode dari season sebelumnya, jadi yg belum menonton dan tidak ingin terkena spoiler, sebaiknya menyingkir dulu. Nanti kembali lagi setelah kalian sudah menonton dan ingin mendengar teori saya selagi menunggu season GOT selanjutnya.

Okeh. Kita mulai ya. Jadi seperti yg para penonton sudah tahu, GOT adalah cerita fantasi yang melibatkan, naga, zombie, dan elemen-elemen fantasi lainnya, salah satunya adalah ramalan. Ada ramalan yang paling di kenal di serial ini, yaitu "the prince (or princess) that was promised" atau disebut juga sebagai Azor Ahai. Tarik balik ke masa lalu, dalam sejarah GOT sebelum cerita series ini di mulai, musim dingin datang disertai malam …

Review Film Wonder Woman: Bagus atau Mengecewakan?

Wonder Woman guys, akhirnya tayang... Pasti banyak dari kalian yang sudah menonton. Mungkin ada juga yang masih trauma dengan film DCEU (DC Extended Universe) sebelumnya, Batman v Superman dan Suicide Squad. Memang, Suicide Squad yang kemarin benar-benar mengecewakan, tapi BvS saya rasa memang agak mixed review. Dan sekarang Wonder Woman apakah bisa menjadi penyelamat film DCU sebelum kita masuk ke Justice League?

Kisah film ini mengambil setting yang jauh ke belakang, ini adalah film perkenalan kita para penonton dengan karakter Wonder Woman atau Diana Prince (Gal Gadot). Di sebuah pulau terpencil, tertutup dari dunia luar, Diana dibesarkan oleh ibu-nya. Mereka adalah para pejuang Amazon, bertugas untuk menghancurkan Dewa Perang, Ares. Tapi manusia sudah semakin jahat dan terpengaruh oleh nafsu serta keburukan, sehingga ibu Diana tidak memperbolehkan anaknya untuk keluar dari pulau itu, apa lagi belajar bertarung. Pada akhirnya Diana dilatih diam-diam oleh Antiope, hingga ia menjadi …

Review Film Anti Matter (2017)

Sci-fi dan suspense? Ide yang menarik. Walau kedua genre ini sering diangkat dalam film, namun tidak banyak yang sukses mengeksekusinya. Sebuah film semi-indie, Anti Matter, bisa dibilang cukup sukses mengeksekusi gabungan kedua genre tersebut. Sebenarnya saya tidak yakin bila film ini sepenuhnya film Indie, karena kualitasnya cukup pro, tapi tidak terlalu pro untuk dibilang film produksi studio ternama.
Ana dan kekasihnya, Nate, adalah mahasiswa Phd di Oxford yang sedang melakukan eksperimen untuk menciptakan wormhole, mereka sangat dekat dengan kesuksesan mereka, namun terhambat oleh dana. Liv, seorang ahli komputer sekaligus ilmuwan, diundang untuk masuk dalam percobaan mereka. Liv membantu Ana dan Nate mengumpulkan dana untuk percobaan tersebut dengan menciptakan worm komputer untuk mengumpulkan sepeser uang dari setiap komputer yang terinfeksi demi mendanai eksperimen tersebut. Eksperimen tersebut semakin berkembang dan mereka mulai melihat banyak kemajuan.
Percobaan yang awalny…